Judul Skripsi : Kajian Interaksi Obat Pada Pasien Gagal Ginjal Yang Menjalani Hemodialisis Rawat Inap Di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Tahun 2021 Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit ginjal stadium akhir. Pasien GGK memerlukan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis. Hemodialisis
(CKD) / Gagal Ginjal Kronis Tabel 3. Persentase Kesesuaian Kode Gagal Ginjal Kronis No. Kategori Jumlah Kode Persentase (%) 1. Kode Sesuai 45 71,42% 2. Kode Tidak sesuai 18 28,58% Total 63 100% Tabel 3 menggambarkan bahwa dari 63 dokumen rekam medis yang dianalisis jumlah kesesuaian kode gagal ginjal kronis pada lembar Gagal ginjal kronis atau penyakit renal tahap akhir (ESRD) merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit, menyebabkan uremia (retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah).Gagal ginjal kronik biasanya akibat akhir dari Studi Kasus: Pasien Gagal Ginjal Kronis (Stage V) dengan Edema Paru dan Ketidakseimbangan Cairan Elektrolit Jurnal Sains dan Kesehatan (J. Sains Kes.) 2022.Gagal ginjal kronis dapat disebabkan oleh hipertensi, diabetes tipe 1 dan 2, penyakit autoimun, atau penyakit infeksi pada ginjal. Gagal ginjal akut. Pada jenis penyakit ginjal ini, penurunan fungsi ginjal terjadi secara tiba-tiba. Gagal ginjal akut sering disebabkan oleh kekurangan cairan dan darah, cedera pada ginjal, atau sumbatan yangadalah insufisiensi ginjal, bila lebih dari 75% jaringan yang berfungsi telah rusak dan GFR 25% dari normal. Pada tahap ini kadar urea serum meningkat diatas batas normal. Stadium akhir gagal ginjal kronik disebut penyakit ginjal stadium akhir (ESRD/ End stage renal disease) atau uremia. ESRD terjadi bila lebih dari 90%